Open top menu
Monday, March 10, 2014
Anak-anak Korban Perang Syria Yang Memilukan

kerensemua - Perang Syria, perang yang banyak menyisakan kepedihan dan kepiluan. Anak-anak yang tidak berdosa juga banyak menjadi korban. Mereka tidak bisa apa-apa, membela diripun hanya bisa berlindung dan pasrah kepada ALLAH Azza wa jalla. Saya mengumpulkan beberapa foto anak-anak korban dari perang Syria.

Anak-anak yang sudah tidak bernyawa menunggu untuk dikebumikan.


 Terlihat 2 anak sedang meregang nyawa berada di tengah pertempuran


Seorang ibu sedang mencari anaknya diantara mayat-mayat anak yang lain


Seorang anak sedang membersihkan darah di lantai seolah sudah biasa


Seorang anak terluka sedang berusaha mendapatkan oksigen


Seorang anak yang menangis, mungkin sudah kehilangan keluarganya



Perang menjadikan seorang kakak harus menjadi dewasa dan sebagai pelindung


Mayat seorang anak masih tergeletak


Mereka harus siap menghadapi perang


Seorang bapak mencium jazad anaknya yang sudah tiada .... gambar yang pilu :(


Seorang anak sedang mendapat pertolongan :(


Maaf saya tidak bisa berkomentar untuk gambar yang ini :(


Tidur disamping kuburan orangtuanya.



Dibalik kepedihan masih ada keceriaan



Gambar-ganbar diatas saya ambil dari berbagai website dan saya kumpulkan untuk bisa berbagi dengan anda semua. Mereka yang sudah tiada ALLAH akan menyediakan surga di akherat. Yang masih hidup semoga ALLAH berikan kekuatan, ketabahan dan kesabaran. Hanya ALLAH Azza wa jalla yang bisa menolong.













Read more
Sunday, March 9, 2014
Kemerosotan Moral Generasi Muda


kerensemua - Kenalan remaja bukan merupakan permasalahan yang remeh. Permasalahan kenakalan remaja dengan bentuk-bentuk yang beragam adalah permasalahan yang urgen dan sudah mencapai pada taraf yang memprihatinkan dan perlu penanganan secara serius. Peringatanpun sebetulnya sudah diberikan oleh Rasulullahi SAW :

"Maka sesungguhnya tidaklah datang atas kalian suatu zaman, melainkan zaman mendatang akan lebih jelek kondisinya dari pada zaman sebelumnya, sehingga kalian menjumpai Tuhan kalian"  (H.R. Bukhori kitab fitan)

Kenakalan remaja akan semakin sulit ditanggulagi jika perilaku tersebut sudah menjadi budaya dan kebiasaan remaja, atau remaja yang bersangkutan sudah jauh berada di dalam kubangannya kenakalan remaja.

Sebagaimana kita ketahui bahwa akhir-akhir ini begitu banyak berita di media massa yang memberitakan kerusakan moral pada generasi penerus bangsa yang telah betul-betul mengkhawatirkan. Sebuah keberhasilan yang seharusnya merupakan hasil positif dan seyogjanya dirayakan secara positif pula oleh generasi muda, akan tetapi justru dirayakan dengan cara-cara negatif. Contohnya kelulusan Ujian Nasional (positif) tahun ini, di sebuah daerah dirayakan dengan bertelanjang dada (negatif) baik laki-laki maupun perempuan.
Bahkan diberitakan saat setelah pengumuman Ujian Nasional (UN), penjualan kondom meningkat, yang diprediksi banyak dibeli oleh kalangan pelajar yang baru lulus UN. Di beberapa daerah lain diberitakan banyak terjadi tawuran, corat-coret bendera merah putih dan lain-lain saat merayakan kelulusan UN tersebut.

 Peredaran dan penyelundupan narkoba juga semakin meningkat baik secara kualitas maupun kuantitasnya. Penjarapun juga dijadikan pasar narkoba. Ini menunjukkan bahwa penggunanya (demand) tentu juga semakin besar. Menurut catatan sudah lebih dari 4 juta pengguna narkoba aktif di Indonesia yang 78%nya masih pada usia remaja. Data untuk pengguna narkoba di Jawa Tengah, sebagian besar korban narkoba berusia antara 15 - 24 tahun yang merupakan usia pertumbuhan dan usia produktif. Sedangkan 12% dari jumlah korban narkoba di Jawa Tengah ini masih menempuh pendidikan di Sekolah Dasar  (SD). Yang lebih mencengangkan, sebanyak 24,5% sampai dengan 53% pengguna narkoba di Indonesia terinfeksi penyakit HIV/AIDS karena menggunakan jarum suntik yang digunakan bergantian secara berulang-ulang yang tidak disadarinya telah mengancam jiwanya.

Seks pra-nikah sering ditafsirkan salah oleh remaja sebagai bentuk kehidupan modern, padahal dampak yang ditimbulkan bisa merusak masa depannya, bahkan dapat mengancam jiwanya. Pada tahun 2010 di Propinsi Bengkulu terdapat 226 orang pengidap HIV/AIDS baru yang 60 persen diantaranya terjangkit melalui seks bebas.

Data dari Komisi Nasional  (Komnas) Perlindungan Anak menunjukkan :

                                    Perilaku seksual remaja SMP dan SMU



93,7%
Pernah ciuman, petting, oralsex
62,7%
Remaja SMP tidak perawan
21,2%
Remaja SMU pernah aborsi
97,0%
Pernah nonton film porno



Data lain juga cukup mencengangkan yaitu dari hasil penelitian di beberapa kota besar di Indonesia sebesar 52% remaja sudah pernah melakukan seks pra-nikah.



No.
Kota
Presentasi
1
Jakarta
51%
2
Bandung
47%
3
Surabaya
54%
4
Medan
52%




Yang lebih memprihatinkan lagi, rata-rata usia remaja yang pernah melakukan hubungan seks di luar nikah itu berumur antara 13 sampai 18 tahun. Data lain hasil penelitian di Jogyakarta dari 1.160 mahasiswa, sekitar 37% mengalami kehamilan sebelum menikah dan dari rilis BKKBN diketahui, estimasi jumlah aborsi di Indonesia per tahun mencapai 2,4 juta jiwa dan 800 ribu di antaranya terjadi di kalangan remaja.

Dari hasil penelitian, para responden/remaja yang melakukan seks pra-nikah, 68% nya sadar bahwa seharusnya mereka menunda hubungan seks sampai menikah dan 80% di antaranya juga mengerti bahwa hubungan seks pra-nikah itu tidak sesuai dengan nilai moral dan agama mereka. Tapi, mereka mengaku hubungan seks itu dilakukan tanpa rencana.

Ketika ditanya bagaimana perasaan para responden setelah melakukan hubungan seks pra-nikah itu,  47% responden perempuan merasa menyesal karena takut hamil, berdosa, hilang keperawanan dan takut ketahuan orang tua. Mereka juga tahu bahwa ada beberapa janis penyakit yang terjangkit dari hubungan seksual. Misalnya 93% tahu tentang AIDS dan 34% tahu sipilis. Akan tetapi toh tetap saja pelanggaran ini banyak terjadi dan dilakukan di mana-mana.
 Kejadian itu artinya bahwa generasi penerus sekarang ini banyak yang belum memiliki sense of morality value (kepekaan terhadap nilai-nilai moral), belum bisa membedakan akibat baik dan buruk dari semua tindakannya. Yang bisa difahaminya baru tahu dan tidak tahu, boleh dan tidak boleh tanpa memahami kenapa tidak boleh dan apa akibatnya, menang dan kalah tanpa mempertimbangkan cara mendapatkannya dengan elegan. Kejadian seperti ini tentunya tidak bisa dibiarkan. Rusaknya generasi muda, juga berarti rusaknya umat sebagaimana Imam Bukhari membuat bab tentang rusaknya umat di tangan pemuda-pemuda yang bodoh :

"Rusaknya umatku  di tangan pemuda-pemuda bodoh" ( Bukhari kitab fitan )

Dan juga berdasarkan ucapan Shahabat Salman al-Farisy :

"Manusia dalam kebaikan selama orang yang awal (generasi tua) masih hidup dan orang yang akhir (generasi muda) mau belajar ilmu darinya. Ketika generasi tua telah mati sebelum generasi mudanya belajar ilmu darinya, maka rusaklah manusia." (H.R. Ad-Daromi kitab muqodimah)

Dengan demikian penaggulangan terhadap kemerosotan moral generasi muda adalah mutlak harus dilakukan agar umat dapat terselamatkan dan agama berkembang illa yaumil qiyamah.







Read more
Saturday, March 8, 2014
Bagaimana Terjadinya Cedera Otak dan Kematian Otak

  
kerensemua - Pertama, kita sering menjumpai orang yang meninggal karena " Kematian Otak".  Apakah itu orang tua yang menderita serangan jantung yang mengakibatkan kurangnya oksigen dan nutrisi ke otak, atau orang yang lebih muda yang menderita luka tembak di kepala yang dapat mengakibatkan kematian otak, keduanya adalah diagnosis yang sama.

Otak adalah pengontrol semua fungsi tubuh kita, tetapi ada tiga hal yang tidak dapat anda lakukan:  
1. Otak tidak bisa merasakan sakit. Otak bisa merasakan nyeri dari seluruh tubuh, tapi tidak dalam dirinya sendiri. 2. Otak tidak dapat menyimpan oksigen. Seseorang bisa merasakan kekurangan oksigen setelah beberapa detik kejadian. Ketika seseorang berdiri terlalu cepat dan menjadi pusing, ini adalah contoh dari hilangnya aliran darah ke otak yang dapat dirasakan. 3. Otak tidak dapat menyimpan glukosa (gula darah). Penderita diabetes yang memberi diri sendiri terlalu banyak insulin dapat  menurunkan tingkat gula darah mereka dan menjadi lemah , dan jika tanpa infus glukosa otak bisa mati.

Ketika otak terluka, baik oleh sebab-sebab alami atau trauma, ada tiga hasil yang mungkin : pendarahan, pembengkakan, atau keduanya. Penyebab kerusakan pada otak yang dapat mengakibatkan " kematian otak " meliputi:

1. Trauma
- Terbuka ( Luka tembakan senapan/pistol, dll )
- Tertutup ( Cedera karena benda tumpul, dll )

2. Anoksia ( Ketika tidak ada oksigen yang disebabkan karena tenggelam, gantung, menghirup asap, keracunan karbon monoksida, dsb )

3. Pembuluh Darah Otak yang terluka disebabkan :
- Stroke ( emboli arteri memblokir makanan untuk otak )
- Pecah aneurisma
- Infeksi ( bakteri, virus, jamur )

4. Tumor
- Non - metastasis
- metastasis

5. Overdosis obat
Tingkat glukosa darah yang rendah



Pendarahan di otak dapat menjadi bencana. Ahli bedah saraf dapat membuka tengkorak dan mencoba untuk menghentikam pendarahan. Ketika otak mulai membengkak, jatuhnya ventrikel dan tekanan dalam tengkorak mulai meningkat. Meningkatnya tekanan intercranial (ICP) harus segera diobati atau masalah besar lain pada syaraf akan terjadi. Dokter akan memberikan obat anti - inflamasi pasien, obat osmolar tinggi untuk mengurangi pembengkakan dan mencoba untuk memberikan oksigen pada darah, sehingga setiap darah masuk ke otak akan menghasilkan manfaat yang maksimal.

Meskipun segala sesuatu sudah dilakukan untuk mengurangi pendarahan dan pembengkakan seluler, hanya dengan pengobatan saja mungkin tidak cukup untuk mengontrol ICP. Ketika ICP meningkat, ada tempat lain untuk pembengkakan jaringan karena pembatasan yang diberikan oleh tengkorak tulang. Kadang-kadang, ahli bedah syaraf akan menempatkan baut ke dalam tengkorak. Baut akan disekrup ke dalam tengkorak dan memiliki lubang di tengah, terhubung ke tabung, yang digunakan untuk menghapus beberapa cairan intercranial, yang memungkinkan untuk pembengkakan dan cara untuk mengukur ICP.

Jika ICP tidak dapat dikontrol, tekanan akan berlanjut sampai ICP sama dengan tekanan darah pasien. Pada saat seperti ini, tidak ada darah yang masuk ke dalam otak, dan otak mati. Dalam banyak kasus, tekanan akan meningkat ke ke suatu titik yang mana tekanan tersebut akan mendorong batang otak ke dalam kolom tulang belakang. Hal ini disebut herniasi otak, dan menyebabkan kematian otak seketika.








sumber : Leslie C.Olson
Read more
Thursday, March 6, 2014
 'Tornado' dari Letusan Gunung Sinabung



 
kerensemua - Ketika Gunung Sinabung meletus di Sumatera Utara, awal bulan Januari lalu, awan panas yang mengalir menuruni jalan gunung meninggalkan endapan merah-panas di sepanjang sisinya.

Luar biasa, seperti udara di atas yang disimpan  seolah dipanaskan dan dengan cepat meningkat, lalu sekelompok kecil " tornado " terbentuk,  memutari jalannya lalu menuruni gunung juga.

Video dari acara tersebut, ditangkap oleh Dr Richard Roscoe dari Photovolcanica, merupakan kenyataan yang mengejutkan.




 Komentar : Sejauh kita ketahui,  ini adalah pertama kalinya hal seperti itu yang bisa disaksikan, setidaknya di era modern.

Sementara ' udara dingin bertukar menjadi hangat ' dan angin kencang mungkin berhubungan dengan itu, kami menduga ini adalah bukti bahwa tornado ( udara spiral dan lainnya ) adalah fenomena listrik di mana pertukaran yang mendasar yaitu debit listrik antara awan piroklastik bermuatan tinggi (dalam kasus ini) dan permukaan yang relatif bermuatan negatif.  Itu juga bisa menjelaskan mengapa kita melihat petir selama letusan gunung berapi, seperti yang terjadi di Sinabung dalam letusan sebelumnya:

Semesta listrik: Sebelumnya keaktifan gunung berapi Gunung Sinabung yang memuntahkan sungai api, piroklastik awan dan petir ( VIDEO )

Yang menjadi pertanyaan  adalah : mengapa gunung berapi sekarang menunjukkan adanya aktivitas listrik yang lain?







sumber : Cate Matthews




Read more